Translate

Tuesday, January 31, 2012

Nasyid

Nasyid adalah salah satu seni Islam dalam bidang seni suara.Biasanya merupakan nyanyian yang bercorak Islam dan mengandungi kata-kata nasihat, kisah para nabi, memuji Allah, dan yang sejenisnya. Biasanya nasyid dinyanyikan secara acappela dengan hanya diiringi gendang. Metode ini muncul karena banyak ulama Islam yang melarang penggunaan alat musik kecuali alat musik perkusi.

Sejarah
Nasyid berasal dari bahasa Arab yang berarti senandung. Kata ini mengalami penyempitan makna dari senandung secara umum, menjadi senandung yang bernafaskan Islam. Nasyid dipercaya sudah ada sejak zaman NabiMuhammad.Syair thola'al badru 'alaina (yang artinya telah muncul rembulan di tengah kami)yang kini kerap dinyanyikan oleh tim qosidah dan majelis ta'lim, adalah syair yang dinyanyikan kaum muslimin saat menyambut kedatangan Rasulullah SAW ketika pertama kali hijrah ke Madinah. Nasyid kemudian berkembang seiring dengan situasi dan kondisi saat itu. Misalnya nasyid di Timur Tengah yang banyak mengumandangkan pesan jihad maupun perlawanan terhadap imperialisme Israel lebih banyak dipengaruhi oleh situasi politik yang ada saat itu.

Nasyid di Indonesia
Nasyid mulai masuk ke Indonesia sekitar era tahun 80-an. Perkembangannya pada awalnya dipelopori oleh aktivis-aktivis kajian Islam yang mulai tumbuh di kampus-kampus pada masa itu. Pada awalnya yang dinyanyikan adalah syair-syair asli berbahasa Arab. Namun akhirnya berkembang dengan adanya nasyid berbahasa Indonesia dan dengan tema yang semakin luas (tidak hanya tema syahid dan jihad). Biasanya nasyid dinyanyikan dalam pernikahan, maupun perayaan hari besar umat Islam.

Di Indonesia khususnya, nasyid dapat disaksikan dalam berbagai style atau gaya penyampaian. Yang telah kita lihat sekarang yaitu :

1. Nasyid yang dibawakan dengan ACAPELLA yang berirama pop mengikuti trend musik yang tengah digandrungi. Pengusung nasyid ini adalah kelompok nasyid : Snada, Gradasi, Mupla, dll. 
Undecided

2. Nasyid yang dibawakan dengan ACAPELLA dan musik yang minimalis (musik drum saja) dan berirama mars, dengan karakter semangat dan menyeru. Pengusungnya : Izzatul Islam, Ruhul Jadid, Shoutul Harakah

3. Nasyid yang dibawakan dengan perkusi dan kebanyakan berisi puji pujian. Pembawanya adalah : Snada (kadang-kadang), Raihan, The Fikr, Qatrunada, dll. 
Kiss

4. Nasyid yang dibawakan dengan alat musik lengkap seperti : Bimbo, Hadad Alwi, Saujana, Missile, Brother, Now See Heart, dll. 
Shocked

Saat itu media tontonan yang sangat terkenal pada masyarakat jawa kkhususnya yaitu wayang. Wali Songo menggunakan wayang sebagai media dakwah dengan sebelumnya mewarnai wayang tersebut dengan nilai-nilai Islam. Yang menjadi ciri pengaruh Islam dalam pewayangan diajarkannya egaliterialisme yaitu kesamaan derajat manusia di hadapan Allah dengan dimasukannya tokoh-tokoh punakawam seperti Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong.
Para Wali juga menggubah lagu-lagu tradisional (daerah) dalam langgam Islami, ini berarti nasyid sudah ada di Indonesia ini sejak jaman para wali. Dalam upacara-upacara adat juga diberikan nilai-nilai Islam.

perkembangan nasyid :

Pada awal-awal perkembangannya, nasyid memang didominasi oleh dua genre musik, yaitu perkusi dan acapella. Hal ini tidak terlepas dari pemahaman bahwa penggunaan alat musik modern seperti gitar dan kibor adalah haram digunakan. Tema nasyidnya pun rata-rata bertemakan perjuangan. Sehingga ketika BPM mengeluarkan album Istighfar yang menggunakan alat musik modern, sempat ‘gempar’ juga.
Tapi seiring perkembangan jaman, akhirnya penggunaan alat musik modern ini menyebar luas juga. Adapun booming naysid bisa dikatakan diawali oleh pergerakan tim nasyid Raihan (awalnya the zikr) yang menggandeng WEA secara profesional dango international. Kemudian diikuti oleh tim nasyid Hijjaz & Rabbani (dulunya Nadamurni). Sehingga pada akhirnya tema nasyid pun benar-benar berkembang dan hingga kini nasyid sudah sukar dibedakan dengan musik-musik pop lainnya. Kecuali acapella dan nasyid perjuangan mungkin yang masih kental nuansanya sehingga mudah dikenali dan dibedakan.
Cirri cirri nasyid:
1.Lagu mengikut rentak dan irama yang tidak  k eterlaluan..

2. Lirik mempunyai nasihat dan nilai—nilai murni.

3. Memuji Allah dan Rasulullah S.A.W.

4.Dan  apa saja yang bersesuaian dengan ciri-ciri islam.

No comments:

Post a Comment