Translate

Friday, June 6, 2014

Dian Puspita :)

Imajinasiku pernah terhenti
Seperti membayangkan ruang hampa yang putih
Saat itu ak tak mampu lagi berucap
Aku mati kata, aku mati rasa
Sejak itu tak ada lagi puisi indah yang bs kubuat
Tak pernah bisa kubayangkan
Bagaimana bisa imajinasi ini mati karenamu?

Suatu saat Imajinasi ini hidup kembali
Suara hati yang terdengar menari dalam khalayan
Keadaan kembali seperti semula
Bayanganmu menerjemahkan semuanya
Dalam bahasa  manapun
Dari kata apapun
Dan dengan nada apapun
Semua hidup diantara bait puisi yang terbuat

Tak bisa kubayangkan lagi
Kegilaan rasa macam apa ini karenamu
Tentang rindu yang tiada henti
Tentang perasaan yang makin memuncak
Harus kuakui, aku tertarik ke dasar terdalam hatimu

Terima kasih Pita untuk 2 tahun ini
Yang aku inginkan tentangmu
Yaitu menjadi bagian cerita terhebat dari
Catatan hidup yang akan kualami hingga kita beranjak tua nanti
Beragam keadaan yang telah terjadi
Separah apapun bentuknya, semua mengalir  tenang
Aku harap, serumit apapun hari esok
Kita tidak akan menjauhkan
 Melainkan saling menguatkan satu sama lain
Dengan berfikir matang dan bersikap bijak tentunya

Terima kasih untuk menghidupkan kembali kata ini.
Semua kata-kata manis akan selamanya manis,
Tapi itu tidak sebanding dengan dengan perasaan yang ada sebenarnya.
Di hari yang spesial, di momen spesial, dan untuk orang yang spesial.
143 Dian Puspita J

#6Juni2012 #238 DPJ