Seraut wajah disebuah tampat
menjelma
dan mengetuk seluruh isi hati
disaaat kesendirianku
disaat kepedihanku
wajahnya selalu tergambar dibayang bayang
walaupun kupejam sampai letih mata ini
tapi anehnya semakin dipejam
semakin teringat dibayang bayang
dalam kesendirianku
ku tatap langit malam
membayangkan sebuah harapan
untuk sebuah harapan yang panjang
ku ucap sejuta tanya kepada hijaunya rumput
kutanya lagi sejuta tanya kepada gelapnya malam
akan dirimu
mungkinkah rasa yg kurasa sama
dengan yang kau rasa?
ataukah hanya sebuah harapan yg tak berujung
sedikit gambaran untukmu
05112011 Eliza Novitasari :)
No comments:
Post a Comment